Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPendidikan

Dituding Lakukan Penyimpangan Anggaran, Kepala SMAN 1 Sampara Pastikan Pengelolaan Dana BOS Sesuai Juknis

11
×

Dituding Lakukan Penyimpangan Anggaran, Kepala SMAN 1 Sampara Pastikan Pengelolaan Dana BOS Sesuai Juknis

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288
Example 468x60

KONAWE — Kepala Sekolah SMAN 1 Sampara, Kabupaten Konawe, memberikan klarifikasi tegas sekaligus membantah tudingan miring terkait dugaan praktik penyimpangan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan pungutan liar (pungli) yang sempat mencuat di lingkungan sekolah yang dipimpinnya.

Pihak sekolah melalui Kepala SMAN 1 Sampara menyatakan bahwa seluruh pengelolaan keuangan, khususnya dana BOS, telah dijalankan secara transparan dan berpedoman penuh pada aturan serta petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

Example 300x600

Terkait isu ketidakakuratan pengelolaan anggaran yang sempat disorot, pihak sekolah memastikan bahwa pemeriksaan rutin oleh lembaga pengawasan eksternal telah dilalui dengan hasil yang bersih.

“Terkait penggunaan dana BOS itu saya rasa sudah sesuai prosedur dan juknis BOS. Pemeriksaan oleh BPK dan Inspektorat juga sudah dilakukan dan Alhamdulillah tidak ada indikasi [penyimpangan],” ujar Kepala SMAN 1 Sampara memberikan keterangan.

Selain membantah adanya indikasi penyalahgunaan anggaran, pihak sekolah juga menegaskan bahwa tudingan yang beredar di sejumlah pemberitaan adalah tidak benar. Meski demikian, pihak sekolah tetap menyikapi dinamika yang ada dengan kepala dingin serta menyampaikan apresiasi atas fungsi kontrol sosial dari rekan-rekan lembaga maupun media.

“Jadi terkait pemberitaan tuduhan penyalahgunaan dana BOS itu tidak benar, dan saya sangat berterima kasih atas kritikan teman-teman lembaga maupun media. Saya pribadi sangat terbuka dengan apa pun yang menjadi pertanyaan teman-teman,” tambahnya.

Meski demikian, pihak SMAN 1 Sampara menyayangkan adanya publikasi berita tanpa adanya upaya konfirmasi atau klarifikasi mendalam terlebih dahulu kepada pihak sekolah. Ia juga meluruskan kesalahpahaman terkait kunjungan sejumlah pihak beberapa waktu lalu ke sekolah.

“Sangat tidak harmonis seketika berita yang disebar tanpa klarifikasi dengan pihak kami. Terkait kedatangan teman-teman beberapa hari yang lalu, itu tidak ada bahasa untuk dinaikkan pemberitaan, [tujuannya] hanya untuk bersilaturahim,” tutupnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *