Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaRegional

KMMSM Resmi Laporkan SPBU Martandu ke Ditreskrimsus Polda Sultra Terkait Dugaan Gurita Mafia Solar dan Jual Beli Nomor Antrean

37
×

KMMSM Resmi Laporkan SPBU Martandu ke Ditreskrimsus Polda Sultra Terkait Dugaan Gurita Mafia Solar dan Jual Beli Nomor Antrean

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kendari 18 JUNI 2026 – Konsorsium Mahasiswa dan Masyarakat Sultra Merdeka (KMMSM) secara resmi melayangkan laporan pengaduan hukum ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara, Kamis (18/6/2026)

Langkah hukum ini diambil menyusul temuan investigasi kelembagaan mendalam mengenai gurita dugaan praktik mafia Solar subsidi dan komersialisasi nomor antrean di SPBU Martandu (74.932.11), Kelurahan Kambu, Kota Kendari Dengan Beberapa tuntutan:

Example 300x600

1. Mendesak Ditreskrimsus Polda Sultra segera bergerak cepat memeriksa manajemen SPBU, memeriksa oknum operator nosel, serta menyita rekaman kamera pengawas (CCTV) 24 jam di lokasi sebagai barang bukti utama.

2. Mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan BPH Migas untuk tidak menutup mata dan segera menjatuhkan sanksi Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) secara permanen kepada SPBU Martandu mengingat rekam jejak pelanggaran serupa yang berulang

3.Mendesak DPRD Provinsi Sultra segera menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil paksa seluruh pemilik SPBU, perwakilan Pertamina, dan aparat penegak hukum.

KMMSM menegaskan akan mengawal ketat perkembangan laporan ini di meja penyidik Ditreskrimsus Polda Sultra. Apabila dalam waktu 2×24 jam tidak ada langkah konkret berupa penyelidikan lapangan atau penyegelan nosel yang bermasalah,

KMMSM siap menurunkan gelombang massa yang lebih besar untuk menduduki dan memblokade total operasional SPBU Martandu demi keadilan energi tutup Ardin

Laporan:pilsapat

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *